body { font: normal normal 12px 'Roboto', sans-serif; color: #000000; background: #FFF none repeat scroll top left; } .header-button { display: block; height: 60px; line-height: 60px; background: #010048; }

Dawuh Keteladanan Mbah Hamid Pasuruan

RamahNUsantara, Jepara - Mbah Kiai  Hamid Pasuruan mengajarkan keteladanan dan kearifan. Beliau tidak langsung menembak kesalahan...



RamahNUsantara, Jepara
- Mbah Kiai 
Hamid Pasuruan mengajarkan keteladanan dan kearifan. Beliau tidak langsung menembak kesalahan orang lain, dengan nasihat-nasihat langsung atau amarah. 


Bahkan, Kiai Hamid menjelaskan maksud dan tujuan nasihatnya, dengan simbol-simbol dan perlambang yang hanya dapat dicerap dengan kesungguhan hati, kejernihan berpikir.

Ada sebuah kisah tentang kearifan Kiai Hamid. Pada tahun 1975, ketika Jamaah Haji di Makkah sedang ribut, Kiai Hamid menjadi penengahnya. Jama’ah Haji yakin wukuf pada hari Jum’at, akan tetapi pemerintah Saudi Arabia menetapkan wukuf pada hari Kamis. 

Konon, karena Pemerintah Saudi tidak ingin membayar dobel gaji pegawainya. Jama’ah Haji ribut ingin menetapkan wukuf sendiri. 

Kemudian, orang-orang menemui Kiai Hamid untuk meminta nasihat. Dengan santun dan bijak, Kiai Hamid memberikan nasihat lembut: “Begini, yang enak itu ikut pemerintah, dapat dua pahala. Pahala taat pemerintah, dan pahala taat Allah. 

Jadi, wukuf hari Kamis saja,” pesan Kiai Hamid.

Kiai Hamid sering memberi nasihat kepada santri-santrinya dengan menggunakan simbol pohon kelapa. “Bunga kelapa (manggar) kalau jadi kelapa semua yang tak kuat pohonnya, atau buahnya jadi kecil-kecil. Sudah menjadi Sunnatullah,” ungkap Kiai Hamid. 

Bahwa, pohon kelapa berbunga (manggar), kemudian terkena angin menjadi rontok. Tetapi tetap ada yang berbuah menjadi cengkir, lalu rontok lagi. 

Nah, yang tidak rontok menjadi degan, kemudian menjadi kelapa.

Penulis:
Abi Husna


Nama

#LTN NUJaktim,3,#Pagarnusa #Nahdlatululama,3,AGAMA,65,AKIDAH,5,FIQH & USHUL FIQH,17,GALERI MAJELIS,1,HADIST dan ILMU HADIST,7,Hikmah,48,HUMOR,7,ISLAM,11,KHUTBAH,11,Kumpulan Sholawat,5,NAHWU SHOROF,3,Nasional,6,OPINI,42,Pendidikan,57,PSIKOLOGI AGAMA,26,RENUNGAN,30,SEJARAH,52,TASAWUF,21,TEKNOLOGI,3,TENTANG CINTA,10,TERJEMAHAN KITAB KUNING,1,ULUMUL QURAN,9,USHUL FIQH,4,WARTA,9,WARTA FOTO,15,WARTA JAKARTA,30,WARTA NASIONAL,223,Warta NU,61,WARTA POLITIK,29,Wisata Alam,2,WISATA RELIGI,1,
ltr
item
ramahNUsantara: Dawuh Keteladanan Mbah Hamid Pasuruan
Dawuh Keteladanan Mbah Hamid Pasuruan
https://1.bp.blogspot.com/-VHRLe1b1o4E/Wc5QEwzQlgI/AAAAAAAAFKc/ABbej8wEfbMVVLpi9QtIGdNkBK_jVetSQCLcBGAs/s320/FB_IMG_1506692817137.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-VHRLe1b1o4E/Wc5QEwzQlgI/AAAAAAAAFKc/ABbej8wEfbMVVLpi9QtIGdNkBK_jVetSQCLcBGAs/s72-c/FB_IMG_1506692817137.jpg
ramahNUsantara
http://www.ramahnusantara.com/2017/09/dawuh-keteladanan-mbah-hamid-pasuruan.html
http://www.ramahnusantara.com/
http://www.ramahnusantara.com/
http://www.ramahnusantara.com/2017/09/dawuh-keteladanan-mbah-hamid-pasuruan.html
true
3253109472015871150
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts BACA LAINNYA Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Ramah NUsantara Ramah NUsantara Halaman Postingan Baca Semua BACA JUGA BERITA Ramah NUsantara ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
--- Kirimkan Artikel Anda Melalui email ramahnusantara@gmail.com ----