body { font: normal normal 12px 'Roboto', sans-serif; color: #000000; background: #FFF none repeat scroll top left; } .header-button { display: block; height: 60px; line-height: 60px; background: #010048; }

Hadits Tentang Ziarah Makam Nabi Shalallahu 'Alihi wa Salam

Foto: Tafcy RamahNUsantara, Jakarta - (حديث مرفوع) حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ ، نا أَبُ...

Foto: Tafcy



RamahNUsantara, Jakarta -


(حديث مرفوع) حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ ، نا أَبُو الرَّبِيعِ الزَّهْرَانِيُّ ، نا حَفْصُ بْنُ أَبِي دَاوُدَ , عَنْ لَيْثِ بْنِ أَبِي سُلَيْمٍ , عَنْ مُجَاهِدٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : " مَنْ حَجَّ فَزَارَ قَبْرِي بَعْدَ وَفَاتِي فَكَأَنَّمَا زَارَنِي فِي حَيَاتِي ". (روه الدارقطنى، البيهقي، الطبراني، وابن حجر العسقلاني)


Berziarah Ke Makam Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam

عَنِ ابْنِ عُمَرَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ زَارَ قَبْرِيْ وَجَبَتْ لَهُ شَفَاعَتِي (رواه الدارقطني رقم 2695 والبيهقي في شعب الإيمان رقم 3862)

Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa berziarah ke makamku, maka wajib baginya mendapat syafaatku" (HR al-Daruquthni No 2695 dan al-Baihaqi dalam Syu'ab al-Iman No 3862)

عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ جَاءَنِي زَائِرًا لاَ يُعْلَمُ لَهُ حَاجَةٌ إِلاَّ زِيَارَتِي كَانَ حَقًّا عَلَيَّ أَنْ أَكُوْنَ لَهُ شَفِيْعًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ (رواه الطبراني في الأوسط 4546 والكبير 12971 وقال الهيثمي فيه مسلمة بن سالم وهو ضعيف اهـ مجمع الزوائد ومنبع الفوائد 3 / 6)

Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa datang kepadaku yang tidak ada kepentingan kecuali berziarah kepadaku, maka wajib bagiku memberi syafaat kepadanya di hari kiamat" (HR al-Thabrani dalam al-Mu'jam al-Ausath No 4546 dan al-Kabir No 12971. al-Haitsami berkata: di dalam sanadnya ada Maslamah bin Salim, ia dlaif)

عَنِ ابْنِ عُمَرَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ حَجَّ فَزَارَ قَبْرِي فِي مَمَاتِي كَانَ كَمَنْ زَارَنِي فِي حَيَاتِي (رواه الطبراني في الكبير 13315 والأوسط 3376 وقال الهيثمي فيه حفص بن أبي داود القارئ وثقه أحمد وضعفه جماعة من الأئمة اهـ مجمع الزوائد ومنبع الفوائد 3 / 6)

Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa melakukan haji kemudian berziarah kepadaku setelah aku wafat, maka sama seperti ziarah ketika aku hidup" (HR al-Thabrani dalam al-Mu'jam al-Kabir No 13315 dan al-Ausath No 3376. al-Haitsami berkata: di dalam sanadnya ada Hafs bin Abi Dawud al-Qari', ia dinilai terpercaya oleh Ahmad dan dinilai dlaif oleh imam yang lain)

عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ زَارَ قَبْرِيْ بَعْدَ مَوْتِي كَانَ كَمَنْ زَارَنِيْ فِي حَيَاتِي (رواه الطبراني في الكبير 13314 والأوسط وقال الهيثمي فيه عائشة بنت يونس ولم أجد من ترجمها اهـ مجمع الزوائد ومنبع الفوائد 3 / 6)

Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa berziarah kepadaku setelah aku wafat, maka sama seperti ziarah ketika aku hidup" (HR al-Thabrani dalam al-Mu'jam al-Kabir No 13314 dan al-Ausath. al-Haitsami berkata: di dalam sanadnya ada Aisyah binti Yunus. Saya tidak temukan biografinya)

حَدِيْثُ مَنْ زَارَ قَبْرِيْ وَجَبَتْ لَهُ شَفَاعَتِيْ (اِبْنُ أَبِي الدُّنْيَا وَالطَّبْرَانِي وَالدَّارُقُطْنِي وَابْنُ عَدِيٍّ مِنْ طُرُقٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ)

Hadits yang berbunyi 'Barangsiapa berziarah ke makamku, maka wajib baginya mendapat syafaatku.' Diriwayatkan Ibnu Abi al-Dunya, al-Thabrani, al-Daruquthni dan Ibnu Adi dengan banyak jalur riwayat dari Ibnu Umar" (al-Suyuthi dalam kitab al-Durar al-Muntatsirah I/19)

قَالَ الذَّهَبِي طُرُقُهُ كُلُّهَا لَيِّنَةُ يُقَوِّي بَعْضُهَا بَعْضًا ِلأَنَّ مَا فِي رُوَّاتِهَا مُتَّهَمٌ بِالْكِذْبِ قَالَ وَمِنْ أَجْوَدِهَا إِسْنَادًا حَدِيْثُ حَاطِبٍ مَنْ زَارَنِي بَعْدَ مَوْتِي فَكَأَنَّمَا زَارَنِي فِي حَيَاتِي أَخْرَجَهُ ابْنُ عَسَاكِرَ وَغَيْرُهُ (الدرر المنتثرة في الأحاديث المشتهرة للحافظ جلال الدين السيوطي 1 / 19)

Al-Dzahabi berkata: Semua jalur riwayatnya lemah, tapi sebagian menguatkan riwayat yang lain, karena diantara perawinya ada yang dituduh berdusta. Al-Dzahabi berkata: Diantara yang paling baik sanadnya adalah hadits riwayat Hatib: 'Barangsiapa berziarah kepadaku setelah aku wafat, maka sama seperti ziarah ketika aku hidup, diriwayatkan oleh Ibnu 'Asakir dan lainnya" (al-Suyuthi dalam kitab al-Durar al-Muntatsirah I/19)

قَالَ الْبَيْهَقِيُّ طُرُقُهُ كُلُّهَا لَيِّنَةٌ وَلَكِنْ يَتَقَوَّى بَعْضُهَا بِبَعْضٍ (تذكرة الموضوعات للفتني 1 / 75 والفوائد المجموعة للشوكاني 1 / 117)

Al-Baihaqi berkata: Semua jalur sanadnya lemah, namun sebagian riwayat memperkuat riwayat yang lain" (al-Fatanni dalam Tadzkirat al-Maudlu'at I/75 dan al-Syaukani dalam al-Fawaid al-Majmu'ah I/117)

(فَائِدَةٌ) طُرُقُ هَذَا الْحَدِيْثِ كُلُّهَا ضَعِيْفَةٌ لَكِنْ صَحَّحَهُ مِنْ حَدِيْثِ ابْنِ عُمَرَ أَبُوْ عَلِيِّ بْنِ السَّكَنِ فِي إِيْرَادِهِ إِيَّاهُ فِي أَثْنَاءِ السُّنَنِ الصِّحَاحِ لَهُ وَعَبْدُ الْحَقِّ فِي اْلأَحْكَامِ فِي سُكُوْتِهِ عَنْهُ وَالشَّيْخُ تَقِيُّ الدِّيْنِ السُّبْكِي مِنَ الْمُتَأَخِّرِيْنَ بِاعْتِبَارِ مَجْمُوْعِ الطُّرُقِ وَأَصَحُّ مَا وَرَدَ فِي ذَلِكَ مَا رَوَاهُ أَحْمَدُ (10827) وَأَبُوْ دَاوُدَ (2041) مِنْ طَرِيْقِ أَبِي صَخْرٍ حُمَيْدِ بْنِ زِيَادٍ عَنْ يَزِيْدَ بْنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ قُسَيْطٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ مَرْفُوْعًا مَا مِنْ أَحَدٍ يُسَلِّمُ عَلَيَّ إِلاَّ رَدَّ اللهُ عَلَيَّ رُوْحِي حَتَّى أّرُدَّ عَلَيْهِ السَّلاَمَ وَبِهَذَا الْحَدِيْثِ صَدَرَ الْبَيْهَقِي اْلبَابَ (تلخيص الحبير في تخريج أحاديث الرافعي الكبير للحافظ ابن حجر 2 / 570)

Semua jalur riwayat ini adalah dlaif, tetapi hadits riwayat Ibnu Umar disahihkan oleh Ibnu al-Sakan karena ia mencantumkannya dalam kitab karnya yaitu al-Sunan al-Shihah, juga disahihkan oleh Abdulhaqq dalam kitabnya al-Ahkam dan ia tidak memberi komentar, juga oleh Syaikh Taqiyuddin al-Subki dari ulama akhir dengan metode akumulasi seluruh riwayat. Hadis yang paling sahih terkait ziarah ke makam Rasulullah Saw adalah riwayat Ahmad (10827) dan Abu Dawud (2041) dari Abu Hurairah secara marfu': Tidak seorangpun yang mengucap salam kepadaku kecuali Allah mengembalikan ruh kepadaku hingga aku menjawab salam kepadanya. Dengan hadits inilah al-Baihaqi (dalam kitab al-Sunan al-Kubra No 0569) mendahulukan bab tentang ziarah ke makam Rasulullah" (al-Hafidz Ibnu Hajar dalam al-Talkhish al-Habir II/470)

وَأَكْثَرُ طُرُقِ هَذِهِ اْلأَحَادِيْثِ وَإِنْ كَانَتْ ضَعِيْفَةً لَكِنْ بَعْضُهَا سَالِمٌ عَنِ الضُّعْفِ الْقاَدِحِ وَبِالْمَجْمُوْعِ يَحْصُلُ الْقُوَّةُ كَمَا حَقَّقَهُ الْحَافِظُ ابْنُ حَجَرٍ فِي التَّلْخِيْصِ الْحَبِيْرِ وَالتَّقِيُّ السُّبْكِيُّ فِي كِتَابِهِ شِفَاءِ اْلأَسْقَامِ فِي زِيَارَةِ خَيْرِ اْلأَنَامِ وَقَدْ أَخْطَأَ بَعْضُ مُعَاصِرِيْهِ وَهُوَ ابْنُ تَيْمِيَّةَ حَيْثُ ظَنَّ أَنَّ اْلأَحَادِيْثَ الْوَارِدَةَ فِي هَذَا الْبَابِ كُلَّهَا ضَعِيْفَةٌ بَلْ مَوْضُوْعَةٌ (هامش الموطأ - رواية محمد بن الحسن - 3 / 448)

Kebanyakan jalur riwayat tentang hadits ziarah ke makam Rasulullah kendatipun dlaif, namun sebagiannya tidak sampai pada status yang sangat dlaif, dan secara akumulasi (keseluruhan) hadits tersebut berstatus lebih kuat, sebagimana dinyatakan oleh al-Hafidz Ibnu Hajar dalam al-Talkhish al-habir dan Taqiyuddin al-Subki dalam Syifa' al-Asqam. Ada seorang ulama yang satu masa dengan al-Subki, yaitu Ibnu Taimiyah, telah melakukan kesalahan dengan prasangkanya bahwa hadits-hadits tentang ziarah ke makam Rasulullah kesemuanya adalah dlaif bahkan palsu" (Hamisy al-Muwaththa' III/448)

قَالَ أَعْنِي ابْنَ حَجَرٍ وَبِالْجُمْلَةِ فَقَوْلُ ابْنِ تَيْمِيَّةَ "مَوْضُوْعٌ" غَيْرُ صَوَابٍ (فيض القدير شرح الجامع الصغير للمناوي 6 / 181)

Ibnu Hajar berkata: 'Secara global perkataan Ibnu Taimiyah: 'Hadits ini palsu', adalah tidak benar" (al-Munawi dalam Faidl al-Qadir VI/181)

Penulis:
KH. Asimun Mas'ud 
Penasehat LTN PCNU Jakarta Timur


Nama

AGAMA,56,AKIDAH,4,FIQH & USHUL FIQH,13,GALERI MAJELIS,1,HADIST dan ILMU HADIST,6,Hikmah,40,HUMOR,7,ISLAM,10,KHUTBAH,8,Kumpulan Sholawat,5,NAHWU SHOROF,3,Nasional,4,OPINI,35,Pendidikan,51,PSIKOLOGI AGAMA,18,RENUNGAN,27,SEJARAH,46,TASAWUF,18,TEKNOLOGI,1,TENTANG CINTA,10,TERJEMAHAN KITAB KUNING,1,ULUMUL QURAN,6,USHUL FIQH,4,WARTA,7,WARTA FOTO,12,WARTA JAKARTA,26,WARTA NASIONAL,164,Warta NU,29,WARTA POLITIK,8,Wisata Alam,1,WISATA RELIGI,1,
ltr
item
ramahNUsantara: Hadits Tentang Ziarah Makam Nabi Shalallahu 'Alihi wa Salam
Hadits Tentang Ziarah Makam Nabi Shalallahu 'Alihi wa Salam
https://4.bp.blogspot.com/-rFSgO5mVEcc/WctGbzOtUmI/AAAAAAAAAqQ/G3KG8GNZ8w84xKl7nrBpMR2reII4CS7MwCLcBGAs/s320/Untitled.png
https://4.bp.blogspot.com/-rFSgO5mVEcc/WctGbzOtUmI/AAAAAAAAAqQ/G3KG8GNZ8w84xKl7nrBpMR2reII4CS7MwCLcBGAs/s72-c/Untitled.png
ramahNUsantara
http://www.ramahnusantara.com/2017/09/hadits-ttentang-ziarah-makam-nabi.html
http://www.ramahnusantara.com/
http://www.ramahnusantara.com/
http://www.ramahnusantara.com/2017/09/hadits-ttentang-ziarah-makam-nabi.html
true
3253109472015871150
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts BACA LAINNYA Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Ramah NUsantara Ramah NUsantara Halaman Postingan Baca Semua BACA JUGA BERITA Ramah NUsantara ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
--- Kirimkan Artikel Anda Melalui email ramahnusantara@gmail.com ----