body { font: normal normal 12px 'Roboto', sans-serif; color: #000000; background: #FFF none repeat scroll top left; } .header-button { display: block; height: 60px; line-height: 60px; background: #010048; }

Harga Pribumi Atau Non Pribumi

Foto: NU Online RamahNUsantara, Jakarta - Pidato Anies terkait "pribumi" mulai berdampak di kalangan bawah. Berikut pengala...

Foto: NU Online

RamahNUsantara, Jakarta - Pidato Anies terkait "pribumi" mulai berdampak di kalangan bawah. Berikut pengalaman seseorang yang dia bagi di sebuah grup WA, yang mengajarkan kita untuk tetap cool, tidak reaktif, dan yang penting: Terbebas dari prasangka -- terlebih prasangka rasis.

Begini, isinya:

Karena gerobaknya nongkrong di atas got, juga penjualnya bermata sipit, tukang mie goreng itu tak pernah saya lirik.  Saya lebih suka mengemil gorengan atau martabak asin bila warung padang atau warteg yang ada di sekitar situ sudah tutup.

Tapi, barusan ini saya benar-benar apes. Asyik mengerjakan tugas dari kantor, para pedagang itu sudah tutup semua ketika saya keluar rumah demi melayani rasa lapar yang sangat. Selain tiga cangkir gelas hitam dan sebungkus rokok, sejak pagi saya baru mengisi perut dengan dua mangkuk bubur kacang yang saya beli tadi pagi dari pedagang yang lewat depan tempat kost.

Dan, kini, tinggal tukang mie goreng itu, plus kios rokok yang memang buka 24 jam. Apa boleh buat, demi menyumpal rasa lapar, saya pun menuju warung bertenda yang tampak aneh itu.

"Ko, mie gorengnya berapa?," kata saya.
"Harga pribumi atau non pribumi?," si engko penjual mie goreng, yang usianya saya taksir jelang 50-an, balik bertanya.

Mendengar jawaban itu, sebenarnya saya sudah muak. Ingin rasanya menendang gerobaknya yang kusam itu. Tapi, rasa lapar dan demi kesehatan, terlebih deadline dari kantor tinggal beberapa hari lagi, memaksa saya untuk lebih menahan diri.

"Kalau harga pribumi?," kata saya.
"Sepuluh ribu saja...," kata dia sambil terus mengosok piring di ember penuh air itu.
"Kalau non pribumi?" tanya saya lagi, diimbuhi rasa penasaran.
"Ya, ceban-lah...," kata dia, anteng, sambil terus menggosok piring yang tengah dibersihkannya.

"Jiancuk!" saya mengumpat.

Saya memesan dua bungkus mie goreng -- masing-masing harga pribumi dan harga non pribumi. Satu bungkus sudah saya santap habis barusan, satunya lagi saya siapkan buat sarapan nanti siang. (Maman Gantra)


Nama

#LTN NUJaktim,3,#Pagarnusa #Nahdlatululama,3,AGAMA,65,AKIDAH,5,FIQH & USHUL FIQH,17,GALERI MAJELIS,1,HADIST dan ILMU HADIST,7,Hikmah,48,HUMOR,7,ISLAM,11,KHUTBAH,11,Kumpulan Sholawat,5,NAHWU SHOROF,3,Nasional,6,OPINI,42,Pendidikan,57,PSIKOLOGI AGAMA,26,RENUNGAN,30,SEJARAH,52,TASAWUF,21,TEKNOLOGI,3,TENTANG CINTA,10,TERJEMAHAN KITAB KUNING,1,ULUMUL QURAN,9,USHUL FIQH,4,WARTA,9,WARTA FOTO,15,WARTA JAKARTA,31,WARTA NASIONAL,228,Warta NU,65,WARTA POLITIK,29,Wisata Alam,2,WISATA RELIGI,1,
ltr
item
ramahNUsantara: Harga Pribumi Atau Non Pribumi
Harga Pribumi Atau Non Pribumi
https://2.bp.blogspot.com/-AgNPrzwpSXA/WeZ8euy528I/AAAAAAAAFgQ/w561Sog9YdAB-EFqtCuZK34FGstsPdcgQCLcBGAs/s200/images%2B%25282%2529.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-AgNPrzwpSXA/WeZ8euy528I/AAAAAAAAFgQ/w561Sog9YdAB-EFqtCuZK34FGstsPdcgQCLcBGAs/s72-c/images%2B%25282%2529.jpg
ramahNUsantara
http://www.ramahnusantara.com/2017/10/harga-pribumi-atau-non-pribumi.html
http://www.ramahnusantara.com/
http://www.ramahnusantara.com/
http://www.ramahnusantara.com/2017/10/harga-pribumi-atau-non-pribumi.html
true
3253109472015871150
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts BACA LAINNYA Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Ramah NUsantara Ramah NUsantara Halaman Postingan Baca Semua BACA JUGA BERITA Ramah NUsantara ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
--- Kirimkan Artikel Anda Melalui email ramahnusantara@gmail.com ----