body { font: normal normal 12px 'Roboto', sans-serif; color: #000000; background: #FFF none repeat scroll top left; } .header-button { display: block; height: 60px; line-height: 60px; background: #010048; }

Stop!!!, Istilah Pribumi dan Non Pribumi Hanya Memecah Belah Bangsa

Foto: Haberturk RamahNUsantara, Jakarta - Setelah dibaca tuntas sambutan Anies, dimedia media online, maka tidak ada alasan untuk tid...

Foto: Haberturk

RamahNUsantara, Jakarta - Setelah dibaca tuntas sambutan Anies, dimedia media online, maka tidak ada alasan untuk tidak sepakat dengan Gubernur DKI Jakarta saat ini.

Sebagian besar warga menilai pada pidato perdananya setelah dilantik oleh Presiden RI Joko Widodo, tidak ada masalah dengan pidato Anis Baswedan.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan,  hanya menyatakan bahwa dahulu kaum pribumi ditindas oleh Penjajah.

Ia hanya ingin mengingatkan bahwa Jakarta adalah milik semua, bukan milik segelintir orang "berduit" yang seenaknya menguasai ekonomi Jakarta.

Dengan kata lain, Anies ingin menyampaikan jika hanya segelintir orang yang menguasai kekayaan alam Indonesia, itu berarti penjajahan gaya baru, dan ini menurut pidatonya tidak boleh terjadi.

Jadi, jika ada yang melaporkan Anies ke polisi karena pidatonya, maka termasuk tindakan konyol dan belum bisa dewasa dalam berpolitik.

Ini membuktikan bahwa mereka belum move on dari kekalahan pada pilgub kemarin, bisa dikata politik kekanak-kanakan.

Sebaliknya, juga tidak benar bahwa kata pribumi yang dimaksud Anies itu dipahami kelompok minhum (pemecah belah ummat), sebagai lawan dari etnis tionghoa.

Kemudian menjadi legalitas atas kebencian kepada etnis tertentu yang dianggap sebagai bukan atau non pribumi.

Apalagi sampai membuat meme dengan tulisan "HIDUP PRIBUMI" kemudian diviralkan. Ini namanya provokasi untuk memecah belah bangsa, yang mesti harus dilawan demi keutuhan bangsa ini dari perpecahan.

Korupsi, monopoli, kekerasan, pembunuhan, terorisme,  dan kejahatan - kejahatan lainnya, adalah soal perilaku individu, tidak ada kaitannya dengan etnis atau agama tertentu.

Pada Zaman Gus Dur istilah pribumi dan non pribumi sudah terhapuskan. Maka stop, memakai istilah pribumi dan non pribumi, kecuali pedagang yang sedang mencari pasar pribumi 10 ribu non pribumi ceban. *(SC)

Di edit dan di sarikan dari Tulisan Muhammad Imaddudin (Wakil Sekretaris LD PBNU)


Nama

#LTN NUJaktim,3,#Pagarnusa #Nahdlatululama,3,AGAMA,65,AKIDAH,5,FIQH & USHUL FIQH,17,GALERI MAJELIS,1,HADIST dan ILMU HADIST,7,Hikmah,48,HUMOR,7,ISLAM,11,KHUTBAH,11,Kumpulan Sholawat,5,NAHWU SHOROF,3,Nasional,6,OPINI,42,Pendidikan,57,PSIKOLOGI AGAMA,26,RENUNGAN,30,SEJARAH,52,TASAWUF,21,TEKNOLOGI,3,TENTANG CINTA,10,TERJEMAHAN KITAB KUNING,1,ULUMUL QURAN,9,USHUL FIQH,4,WARTA,9,WARTA FOTO,15,WARTA JAKARTA,31,WARTA NASIONAL,228,Warta NU,65,WARTA POLITIK,29,Wisata Alam,2,WISATA RELIGI,1,
ltr
item
ramahNUsantara: Stop!!!, Istilah Pribumi dan Non Pribumi Hanya Memecah Belah Bangsa
Stop!!!, Istilah Pribumi dan Non Pribumi Hanya Memecah Belah Bangsa
https://2.bp.blogspot.com/-pBkcdl815lE/WedVKxhmHvI/AAAAAAAAFio/s5m4iN56JnIqXsYbMLVZUTWXCSEPgh12ACLcBGAs/s320/download.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-pBkcdl815lE/WedVKxhmHvI/AAAAAAAAFio/s5m4iN56JnIqXsYbMLVZUTWXCSEPgh12ACLcBGAs/s72-c/download.jpg
ramahNUsantara
http://www.ramahnusantara.com/2017/10/stop-istilah-pribumi-dan-non-pribumi.html
http://www.ramahnusantara.com/
http://www.ramahnusantara.com/
http://www.ramahnusantara.com/2017/10/stop-istilah-pribumi-dan-non-pribumi.html
true
3253109472015871150
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts BACA LAINNYA Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Ramah NUsantara Ramah NUsantara Halaman Postingan Baca Semua BACA JUGA BERITA Ramah NUsantara ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
--- Kirimkan Artikel Anda Melalui email ramahnusantara@gmail.com ----