body { font: normal normal 12px 'Roboto', sans-serif; color: #000000; background: #FFF none repeat scroll top left; } .header-button { display: block; height: 60px; line-height: 60px; background: #010048; }

Pagar Nusa: Lawan Kebencian, Mari Bangun Algoritme Kebersamaan

RamahNUsantara, Jakarta --  Ketua Umum Pagar Nusa, M. Nabil Haroen, mengingatkan pentingnya kecerdasan bermedia sosial. "Sekara...




RamahNUsantara, Jakarta -- Ketua Umum Pagar Nusa, M. Nabil Haroen, mengingatkan pentingnya kecerdasan bermedia sosial. "Sekarang ini, yang penting bagi kita semua itu kecerdasan bermedia sosial. Agar Indonesia tetap tenang dan damai, tidak terusik dari kekisruhan di media sosial. Kita harus lawan kebencian, kita bangun algoritme kebersamaan," ungkap Nabil, dalam agenda Istighatsah dan Diskusi 'Politik dan Cyber: Menuju Medsosul Karimah' di Masjid PBNU, Jakarta Pusat, pada Selasa malam (06/02/2018).

Pada agenda ini, hadir Ketua Umum PBNU, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, Wakil Rais 'Am, KH. Miftahul Akhyar, KH. Said Asrori (Syuriah PBNU), Kombes Mulya (Polri), Suwadi D. Pranoto (Wasekjen PBNU), KH. Aizzudin Abdurrahman (Ketua PBNU), Sabrang Damar Mowopanuluh (Noe Letto), KH. Atholillah Habib (Waketum Pagar Nusa) dan Hasanuddin Wahid (Sekum Pagar Nusa).

Dalam agenda ini, Ketua Umum PBNU, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj mengajak warga Nahdliyyin, dan semua warga Indonesia untuk cerdas bermedia sosial. "Kita lihat bagaimana perpecahan yang terjadi di Timur Tengah, dari Syiria, Yaman, Libia, dan beberapa negara di sekitarnya. Sebagian besar, diawali dengan perdebatan yang tak kunjung henti di media sosial. Ini harus kita sadari bersama," ungkap Kiai Said.

Lebih lanjut, Kiai Said mengajak umat muslim dan warga Indonesia untuk melawan kebencian dengan melakukan tindakan yang shalih. "Sudah jelas, ajaran agama melarang kita untuk menebar kebencian. Yang harus dilakukan, yakni membagi kebahagian, amal shalih, dan akhlaqul karimah," jelas Kiai Said.

Dalam kesempatan diskusi, Sabrang Damar (Noe Letto), menganalisa bagaimana media sosial berkembang, serta tertinggalnya pemikiran warga Indonesia. "Sekarang ini revolusi Industri tahapan ketiga, kita pernah dengar bitcoin, dan beberapa inovasi digital. Tapi, sekarang ini, warga Indonesia masih terpaku pada perdebatan yang riuh di media sosial," ungkap Sabrang.

"Kita harus lihat, bagaimana media sosial itu diciptakan, siapa yang menciptakan? Media sosial dirancang hampir sama dengan narkoba, agar addict (kecanduan). Medsos dicipta sedemikian rupa, agar pengguna kecanduan. Nah, ini yang harus kita pahami," terang Sabrang Noe Letto.

Di hadapan ratusan pendekar dan jamaah Istighatsah, Sabrang mengingatkan agar kita semua sadar diri ketika bermedia sosial. "Jangan seperti anak kecil yang berkelahi dengan anak kecil. Yang dibutuhkan sekarang adalah pawang, yang mampu memayungi perdebatan-perdebatan yang ada," jelasnya.

Suwadi D Pranoto, pakar geostrategi, menyampaikan pentingnya menganalisa skenario di balik penciptaan media sosial. "Jelas, bahwa kita tidak hanya melihat media sosial semata teknis teknologi digital, kita harus melihat lebih mendalam, aspek filosofis dan strategis di balik itu," jelas Suwadi, yang akrab disapa Cak Su.

Pada masa khidmah 2017-2022, Pagar Nusa dibawah komando Nabil Haroen, mengkonsolidasi diri dengan meluaskan jaringan dan meningkatkan kualitas pendekar. Kegiatan Istighatsah dan Kajian diselenggaran secara rutin setiap bulan di Masjid PBNU, sebagai silaturahmi kebangsaan dan menguatkan ukhuwwah Islamiyyah. (*)


Nama

#LTN NUJaktim,3,#Pagarnusa #Nahdlatululama,3,AGAMA,65,AKIDAH,5,FIQH & USHUL FIQH,17,GALERI MAJELIS,1,HADIST dan ILMU HADIST,7,Hikmah,48,HUMOR,7,ISLAM,11,KHUTBAH,11,Kumpulan Sholawat,5,NAHWU SHOROF,3,Nasional,6,OPINI,42,Pendidikan,57,PSIKOLOGI AGAMA,26,RENUNGAN,30,SEJARAH,52,TASAWUF,21,TEKNOLOGI,3,TENTANG CINTA,10,TERJEMAHAN KITAB KUNING,1,ULUMUL QURAN,9,USHUL FIQH,4,WARTA,9,WARTA FOTO,15,WARTA JAKARTA,31,WARTA NASIONAL,228,Warta NU,65,WARTA POLITIK,29,Wisata Alam,2,WISATA RELIGI,1,
ltr
item
ramahNUsantara: Pagar Nusa: Lawan Kebencian, Mari Bangun Algoritme Kebersamaan
Pagar Nusa: Lawan Kebencian, Mari Bangun Algoritme Kebersamaan
https://2.bp.blogspot.com/-CgXebhguXNM/Wp91oQOrHnI/AAAAAAAADIc/vxJ51z8uGTICJ0WY0lkEbPsdx2WtzO0hQCLcBGAs/s320/IMG-20180307-WA0003.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-CgXebhguXNM/Wp91oQOrHnI/AAAAAAAADIc/vxJ51z8uGTICJ0WY0lkEbPsdx2WtzO0hQCLcBGAs/s72-c/IMG-20180307-WA0003.jpg
ramahNUsantara
http://www.ramahnusantara.com/2018/03/pagar-nusa-lawan-kebencian-mari-bangun.html
http://www.ramahnusantara.com/
http://www.ramahnusantara.com/
http://www.ramahnusantara.com/2018/03/pagar-nusa-lawan-kebencian-mari-bangun.html
true
3253109472015871150
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts BACA LAINNYA Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Ramah NUsantara Ramah NUsantara Halaman Postingan Baca Semua BACA JUGA BERITA Ramah NUsantara ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
--- Kirimkan Artikel Anda Melalui email ramahnusantara@gmail.com ----