body { font: normal normal 12px 'Roboto', sans-serif; color: #000000; background: #FFF none repeat scroll top left; } .header-button { display: block; height: 60px; line-height: 60px; background: #010048; }

Berhenti Sejenak Tanpa Nafas Sama dengan Saktah

Foto:  learning quran RamahNUsaantara.com  Berhenti Sejenak Tanpa Nafas Sama Dengan Saktah (السكتة) dan Q.S. Al-Fatihah yang Salah ...

Foto: learning quran

RamahNUsaantara.com 
Berhenti Sejenak Tanpa Nafas Sama Dengan Saktah (السكتة) dan Q.S. Al-Fatihah yang Salah Satu Rukun Shalat ini Tidak Ada Saktahnya

Oleh:
Drs. Nur Ali Al-Fatawiy

A. Saktah

Berhenti sejenak tanpa nafas ini disebut saktah ( السكتة). Segi arti, saktah (السكتة) itu dua macam. Saktah (السكتة) menurut bahasa dan saktah (السكتة) menurut istilah, serta segi lamanya saktah (السكتة) kira-kira dua harkat. Berikut ini adalah keterangannya.

1) Saktah Menurut Bahasa

Arti saktah (السكتة) menurut bahasa itu berasal dari tashrif mashdar sbb:

سكت , يسكت , سكتة , وسكوتا

Artinya: "Diam Sejenak"

Untuk llmu Hadits ada istilah Hadits Sukuuti (السكوت) dan untuk ilmu tajwid memakai istilah saktah (السكتة) tidak pakai istilah lain, yakni tidak menggunakan istilah يسكت atau سكوت.

Atau saktah (السكتة) pada istilah lainnya adalah sbb :
وقفة خفيفة , وقفة يسيرة ,

سكتة لطيفة , سكتة يسيرة
Artinya:
"Berhenti Sejenak".

2) Saktah Menurut lstilah

Saktah (السكتة) menurut istilah dalam llmu Tajwid kata Abdur-Rosyid lbnu Al-Marhum Abdul Kiram Al-lnduunisiy dalam kitabnya:"تسهيل التجويد المصور" , terbit (1970:41) sbb: "Saktah (السكتة) ialah menghentikan bacaan sementara, kemudian melanjutkan bacaan kalimat berikutnya tanpa nafas baru".

3. Lamanya Saktah (السكتة) Kira-Kira Dua Harkat

Menurut As'ad Humam dalam bukunya Cara Cepat Belajar Tajwid (1990:26) sbb: saktah ialah berhenti sejenak sekitar dua harkat dan tidak bernafas.

B. Lambang Saktah dalam Al-Qur'an

Lambang Saktah (السكتة) menurut As'ad Human dalam bukunya Cara Cepat Belajar Tajwid Praktis (1990:26) itu ada 2 macam sbb:
1) Satu huruf saja, yakni : (س) atau
2) Empat huruf, yakni:(سكتة).

Dua macam lambang saktah (السكتة) tersebut dalam satu Al-Qur'an ada yang lambangnya (سكتة) saja dan ada juga yang berlambangkan (س) saja, sesuai cetakan Al-Qur'an yang ada. Namun yang jelas dalam satu Al-Qur'an tidak ada yang sekali gus dipakai dua lambang tersebut.

C. Ayat-Ayat Saktah dalam Al-Qur'an

lmam Hafash yang jadi sandaran qira'at di lndonesia menurut Abdur-Rosyid lbnu Al-Marhum Abdul Kiram Al-lnduunisiy (1970:41) bahwa ayat-ayat saktah (السكتة) dalam ilmu tajwid cuma ada 4 tempat sbb:

1) Yaasin Ayat 52.

Contoh:

من مرقدنا ِ هذا

2) Al-Kahfi Ayat 1.

 Contoh:

ولم يجعل له عوجا ِ قيما

3) Al-Qiyamah Ayat 27.

 Contoh :
وقيل من  ِ راق

4) Al-Muthaffifin Ayat 14.

 Contoh :
 كلا بل ِ ران

D. Saktah Tidak Ada dalam Q.S. Al-Fatihah

Saktah (السكتة) itu tidak ada di luar ketentuan di Atas. Adapun Q.S. Al-Fatihah sebagai salah satu rukun shalat ini jika ada yang baca saktah (السكتة) untuk :
1) اياك . نعبد
2)واياك . نستعين
1) عليهم . ولاالضالين

yakni dengan berhenti (diam) tanpa nafas itu bertentangan dengan llmu Tajwid. Menurut Ulama Tajwid jika bertentangan, itu namanya tidak mau pakai ilmu tajwid. Dalilnya:

والاخذ بالتجويد حتم لازم

Artinya:
Bertajwid itu adalah suatu keharusan

E. Bagaimana lmam yang Tidak Bisa Praktek Tajwid Tapi Mau Jadi lmam?

Imam yang semacam ini tidak dapat 27 derajat, yang dapat 27 derajat hanya makmumnya. Bukankah menurut ulama tajwid bahwa bertajwid itu suatu keharusan? Imam seperti itu ganjarannya sama seperti ganjaran  orang kafir yang keras diri mau beramal baik kepada masyarakat namun sayang sekali amalnya sia-sia dan tak berpahalaِ

F. Imam Shalat Yang Tak Bertajwid itu Shah Namun Tak Ada Pahalanya

Istilah Imam seperti orang kafir ini tidak berarti bahwa lmam shalat itu berubah jadi orang kafir. Orang kafir adalah orang yang iman dan lslamnya tidak ada, jika ia mau berbuat baik, maka ganjarannya hanya di dunia, di akhirat tidak.

Demikian pula imam shalat yang tidak bisa ilmu tajwid tapi maksa diri jadi imam shalat, padahal jadi imam itu syaratnya harus bisa tajwid. Apa akibatnya? Akibatnya adalah orang itu telah berbuat baik (jadi imam), namun bacaan tajwidnya tidak keruan, banyak salah. Imam yang seperti ini shah shalatnya namun tak berpahala.

من لم يجود القران فهو اثم

Artinya:
Orang yang baca Al-Qur'annya tidak bertajwid itu maka berdosa (tidak berpahala).

G. Bunyi /Kana'/ dan /Kanas/ itu Bukanlah Sebuah Nama (lsim Zhahir) dan Justru Sebagai Tanda Khusyu' Menghadap Allah SWT.

Ada yang menyangka bahwa dalam Q.S.Al-Fatihah itu harus ada bacaan berhenti tanpa nafas yang disebut saktah (السكتة) terutama pada dua kalimat sbb:

(اياك نستعين) dan (اياك نعبد)

Mungkin tujuannya agar terhindar dari salah makna. Jika terbaca /kana'/ dan /kanas/ yakni: bacaan langsung tanpa saktah (السكتة), maka akan ada ANGGAPAN sbb: "bahwa bunyi /kana'/ dan /kanas/ ini adalah nama jin (isim zhahir)".

Jika dibacanya langsung tanpa saktah (السكتة), maka mau tak mau, pasti akan ada bunyi /kana'/ dan /kanas/ itu. Akibatnya DlSANGKA lagi sbb: "Nach. Itulah makanya perlu sekali ada bacaan berhenti tanpa nafas yang disebut saktah (السكتة) pada Q.S. Al-Fatihah yang penting saktah (السكتة)-nya hanya satu harkat saja agar terhindar dari adanya kata (kana') dan (kanas)", padahal dua bunyi kata tersebut adalah bukan isim zhahir (bukan sebuah nama). Inilah yang disebut : "Salah Kaprah".

Sangkaan adanya saktah (السكتة) di Al-Fatihah itu harus dijauhkan karena Allah SWT berfirman Q.S. Al-Hujrat : 12 sbb:
اجتنبوا كثيرا من الظن إن بعض الظن إثم 
Artinya:
Jauhilah banyak sangka, sungguh berprasangka itu dosa

Kalau tujuan saktah (السكتة)-nya pada Q.S.Al-Fatihah itu dianggap sebagai tanda khusyu' kepada Allah SWT, justru jika demikian ketika menyebut kata (إياك) ini harus langsung nyebut kata (نعبد) dan (نستعين) tanpa harus saktah (السكتة) sebagai tanda ikhlas menyembah dan berminta tolongnya dengan tanpa ditunda-tunda penyebutan dua kata tersebut itu.

Kalau ditunda-tunda penyebutan (نعبد) dan (نستعين)-nya dengan cara saktah (السكتة) itu bikin Allah SWT bingung dengernya apakah sang hamba mau melanjutkan pelafalan kata (نعبد) dan (نستعين) atau bukan. Akan tetapi jika sang hamba tanpa saktah (السكتة) menyebutnya, Allah SWT langsung tahu tanpa bingung lagi dan tanpa menunggu lama penyebutan dua kata tersebut oleh sang hamba akibat saktah (السكتة) yang seharusnya tidak ada saktah (السكتة) di situ.

H. Saktah (السكتة) pada Q.S. Al-Fatihah itu salah kaprah

Berhenti tanpa nafas yang disebut saktah (السكتة) pada Q.S.Al-Fatihah itu salah kaprah. Kenapa? Karena kata (إيا) yang kasrah hamzahnya ini menurut ilmu nahwu tidak boleh mengikuti isim zhahir, termasuk isim zhahir adalah kata (Kana') dan (Kanas) yang dianggap sebagai dua nama jin padahal itu bukan isim zhahir, yakni bukan sebuah nama.

Kata (إيا) yang ada pada Q.S.Al-Fatihah itu hanya masuk kepada kata (ك) menjadi satu kesatuan kata (isim), yakni: (إياك) isim dhamir munfashil manshub

(اسم ضمير منفصل منصوب)

Artinya:
Kata ganti terpencil yang kedudukannya dalam kalimat adalah sebagai manshub (obyek).

Oleh karena itu dua kalimat sbb:

 (اياك نستعين) dan (اياك نعبد)

ini tidak perlu dibaca dengan cara berhenti tanpa nafas yang disebut saktah (السكتة) karena jika dibaca berhenti tanpa nafas itu bertentangan dengan ilmu tajwid. Menurut ulama tajwid bertajwid itu wajib:
اذ واجب عليهم محتم. #
 قبل الشروع اولا ان يعلموا

Artinya:
Wajib (tajwid) itu dipelajari sebelum belajar ilmu syara'

I. Bagaimana Sikap Makmum Yang Mendengar Salah Bacaan lmam?

Jika ada lmam bacaan kata-kata Al-Qur'annya salah, maka makmum membetulkan bacaan yg salah itu minimal dalam hati,jika dikeraskan suara kata pembetulannya itu, cukup yang kira-kira terdengar di telinga sendiri saja.

J. Bagaimana Cara Baca Qur'an Bagi Orang yang Belum Bertajwid tapi Tidak Berdosa?

Cara baca Al-Qur'an agar tidak berdosa atau agar  berpahala bagi orang yang belum bisa tajwid adalah sbb:

1. Bacalah Al-Qur'an dalam hati saat membacanya di luar shalat atau ketika jadi imam atau makmum saat shalat sir atau shalat jahar, atau

2. Bacalah Al-Qur'an di luar shalat, usahakan supaya hanya bisa terdengar di telinganya sendiri, (boleh juga jadi lmam khusus saat shalat sir saja). atau

3. Boleh baca Al- Qur'an dengan agak keras dari no.2 tapi dengan tujuan baca kerasnya untuk niat belajar baca Al-Qur'an. Itu pun di luar shalat bukan dalam sholat jahar. Ketika ada yang tegor atau ada yang benerin jangan marah.

4. Orang yang sedang belajar baca Al-Qur'an boleh atau harus dikeraskan suaranya walaupun salah terus bacanya.

5. Jika no.1 - 4 didasari atas ikhlas lillah ta'ala, maka Allah SWT akan memberi pahala juga. Jadi, kita yg baru belajar tajwid bukan malah mundur tidak mau belajar tajwid. Akan tetapi harus terus maju, sering-sering bertanya.

Wallahu a'lam biah-shawab

-------------------------------
Penulis:
Rois Syuriyah MWC NU Cipayung, Administrasi Kota Jakarta Timur


Nama

#LTN NUJaktim,3,#Pagarnusa #Nahdlatululama,3,AGAMA,65,AKIDAH,5,FIQH & USHUL FIQH,17,GALERI MAJELIS,1,HADIST dan ILMU HADIST,7,Hikmah,48,HUMOR,7,ISLAM,11,KHUTBAH,11,Kumpulan Sholawat,5,NAHWU SHOROF,3,Nasional,6,OPINI,42,Pendidikan,57,PSIKOLOGI AGAMA,26,RENUNGAN,30,SEJARAH,52,TASAWUF,21,TEKNOLOGI,3,TENTANG CINTA,10,TERJEMAHAN KITAB KUNING,1,ULUMUL QURAN,9,USHUL FIQH,4,WARTA,9,WARTA FOTO,15,WARTA JAKARTA,30,WARTA NASIONAL,223,Warta NU,61,WARTA POLITIK,29,Wisata Alam,2,WISATA RELIGI,1,
ltr
item
ramahNUsantara: Berhenti Sejenak Tanpa Nafas Sama dengan Saktah
Berhenti Sejenak Tanpa Nafas Sama dengan Saktah
https://2.bp.blogspot.com/-K3UOaRQVVJs/W2J6tOodytI/AAAAAAAAFtk/ixGChStSPds1gAOP-ZTji4LuOPykw6apACLcBGAs/s1600/images.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-K3UOaRQVVJs/W2J6tOodytI/AAAAAAAAFtk/ixGChStSPds1gAOP-ZTji4LuOPykw6apACLcBGAs/s72-c/images.jpg
ramahNUsantara
http://www.ramahnusantara.com/2018/08/berhenti-sejenak-tanpa-nafas-sama.html
http://www.ramahnusantara.com/
http://www.ramahnusantara.com/
http://www.ramahnusantara.com/2018/08/berhenti-sejenak-tanpa-nafas-sama.html
true
3253109472015871150
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts BACA LAINNYA Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Ramah NUsantara Ramah NUsantara Halaman Postingan Baca Semua BACA JUGA BERITA Ramah NUsantara ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
--- Kirimkan Artikel Anda Melalui email ramahnusantara@gmail.com ----